Dalam berbagai dimensi, Mahluk Tuhan yang paling menakjubkan adalah Manusia. Dari segi proses penciptaan sampai berbagai piranti yang terpasang beserta multi-fungsinya. Koneksi antara bagian-bagian piranti telah ter-design secara apik, sehingga mampu menghasilkan berbagai hasil rekayasa yang selalu berbeda disetiap generasi.
Rekayasa yang telah berhasil maupun yang masih dalam tahap pengembangan, merupakan proses adaptasi dalam diri manusia yang selalu membutuhkan sarana aplikatif penyaluran berbagai fungsi piranti.
Keberhasilan maupun ketidakberhasilan dalam sebuah proses rekayasa sangat bergantung pada kreativitas. sepertihalnya dalam proses pembangunan sebuah rumah, batu bata yang berbentuk persegi panjang mampu berubah menjadi beragam bentuk design nyata rancangan konstruksi.
Kreativitas merupakan sebuah usaha nyata mencipatakan sesuatu yang belum pernah ada. Sehingga bukan merupakan keterbatasan, namun sebagai kemewahan dan gambaran syukur atas karunia Tuhan.
Kreativitas dan dinamika kehidupan merupakan dua hal berlawanan yang saling mempengaruhi. Tanpa adanya kreativitas, kehidupan Manusia berjalan monoton layaknya sistem yang telah diprogram dan berjalan dengan alur yang sama setiap harinya.
Dinamika kehidupan merupakan sebuah keniscayaan yang selalu berubah-ubah dan menjadi fase ujian Manusia di Alam Dunia. Sifatnya yang tidak pasti membutuhkan sentuhan kreativitas. Sehingga, semakin keduanya saling bertemu, maka semakin mengecilkan volume dinamika di masa mendatang. Walaupun pada awalnya sentuhan-sentuhan kreatif selalu berujung jalan buntu.
Begitupun sebaliknya, ketidakhadiran sentuhan kreativitas dalam dinamika kehidupan, menjadikan semakin membesarnya volume dinamika di masa yang akan datang
